Senin, 04 Maret 2013

Simulasi Interaktif Fisika: Gerak dan Gaya

Simulasi interaktif fisika ini membahas tentang konsep dasar gerak dan gaya. Dalam animasi ini, kamu dapat mengeksplorasi gaya-gaya yang sedang bekerja ketika mendorong kulkas, balok, dan pada orang yang mendorongnya. Selain itu kamu dapat mengubah gaya gesek dengan lantai untuk melihat perbedaannya.

Simulasi ini terdiri dari topik:
  1. Gaya
  2. Gerak
  3. Kelajuan
  4. Hukum I Newton
Untuk menggunakan simulasi interaktif ini, sahabat harus menginstal aplikasi java terlebih dahulu.


Minggu, 03 Maret 2013

Tutorial Fisika: Gravitasi Astronot Di Orbit

Pada video berikut akan dijelaskan bagaimana gaya gravitasi seorang astronot di ruang angkasa. Pastinya berbeda dengan gaya gravitasi di bumi. Tanpa basa-basi lagi, mari kita lihat video berikut.

Alamat video tutorial menghitung kecepatan rata-rata pada GLBB ini dapat diakses disini

Sabtu, 02 Maret 2013

Percobaan Fisika Asyik: Bel Listrik Rumah

Sahabat fisika pastinya ada beberapa yang di rumahnya memasang bel rumah kan? Nah pada postingan kali ini, admin akan menjelaskan cara membuat bel listrik sederhana.

Alat dan Bahan
  1. Gunting
  2. Obeng
  3. Selotip khusus kabel
  4. Kabel sepanjang 2 m
  5. Lampu 5 watt warna-warni
  6. Rumahan Lampu 1 buah
  7. Saklar 1 buah
  8. Kepala ujung kabel untuk menyambungkan ke stop kontak 1 buah
  9. Bel listrik 1 buah
  10. Lampu 5 watt 
  11. Rumahan Lampu 
  12. Saklar 
  13. Kepala Ujung Kabel 
  14. Bel Listrik
Langkah Pembuatan
  1. Potong kabel sepanjang 10 cm sebanyak 2 potong, sehingga sisa kabel 2 m tersebut menjadi 180 cm
  2. Ambil salah satu potongan kabel sepanjang 10 cm tersebut, lalu sambungkan dengan kabel bel listrik sesuai warna
  3. Sambungkan kembali ujung kabel yang belum terpasang ke rumahan lampu
  4. Ambil kabel sepanjang 10 cm yang kedua, lalu menggabungkan menjadi 2 pasang di dalam rumahan lampu, sesuai warna
  5. Tahap kelima inilah yang cukup rumit, pertama sambungkan ujung kabel yang tersambung dengan rumahan lampu, lalu diparalelkan dengan sisa kabel sepanjang 180 cm tadi dengan saklar, seperti pada gambar  di bawah ini
  6. Sambungkan ujung kabel terakhir dengan kepala ujung kabel.
  7. Bel siap digunakan.

Jumat, 01 Maret 2013

Percobaan Fisika Asyik: Roket Air

Pada percobaan kali ini, budakfisika akan menjelaskan cara membuat roket air. Untuk membuatnya diperlukan alat dan bahan yang sederhana saja. Langsung saja kita buat yuk.

Alat dan Bahan
  1. 2 buah botol bekas air mineral, lebih baik lagi yang bekas soda karena lebih kuat
  2. Pipa paralon 1/2 inch, panjangnya kira-kira 1 meter
  3. Pipa paralon 1 inch, kira-kira 10 cm
  4. Lembaran polycarbonate (dipakai untuk atap kanopi) atau bisa pula styrofoam dan kardus bekas, tetapi cepat rusak.
  5. 10-11 cable ties (pengikat kabel) ukuran besar
  6. Pentil (air intake) sepeda motor
  7. Potongan karet ban dalam
  8. Penutup pipa paralon (dop; yang tanpa ulir) ukuran 1/2 inch
  9. Kertas koran, lakban bening, lakban hitam tebal, double tape
  10. Gunting, cutter, penggaris, lem paralon, serta lem super
Langkah Pembuatan Roket
  1. Ambil satu botol plastik. potong bagian bawahnya. lalu masukkan koran bekas dan padatkan di ujung botol. Agar gulungan kertas tidak berpindah, bisa direkatkan dengan selotip. Ambil botol plastik lainnya dan satukan dengan botol lainnya. Perkuat dengan lakban bening.
  2. Ambil lembaran polycarbonate. buat pola/model sirip, lalu gunting. bisa 3 atau 4 lembar untuk satu roket. Kemudian, dengan doubletape rekatkan potongan polycarbonate tadi di bagian bawah roket (bagian botol yang tidak ada gulungan korannya). Perkuat dengan lakban bening.
  3. Posisi siripnya harus seimbang di sekeliling roket. Bila menggunakan 4 sirip, letaknya saling berhadapan.
  4. Buka tutup botol bagian bawah roket, lubangi dengan cutter (hinga muat untuk memasukkan paralon 1/2 inch). Kemudian ambil potongan karet ban dalam, potong berbentuk lingkaran. hingga menjadi karet penyekat tutup botol. Tutup kembali botol dengan penutup berpenyekat tadi. dan pembuatan roket selesai.

    Langkah Pembuatan Peluncur
    1. Masukkan paralon 1/2 inch sampai mencapai setengah botol plastik bagian bawah. Tandai dengan lakban hitam.
    2. Susun 10 – 11 cable ties di atas meja. ratakan dengan penggaris. Setelah rapi, rekatkan lakban agar susunannya tidak berubah.
    3. Lilitkan susunan cable ties di sekeliling paralon 1/2 inch yang telah diberi tanda lakban hitam. perhatikan posisinya agar ‘kepala’ cable ties mencengkram mulut botol. Rekatkan susunan ties pada paralon dengan lakban dan diperkuat dengan mengikatnya dengan cable ties yang lain.
    4. Masukkan potongan paralon 1 inch hingga memperkuat/mengikat cengkraman susunan cable ties pada mulut botol. Fungsi paralon besar ini adalah sebagai kunci pengaman. 
    5. Ambil dop penutup paralon, lubangi dan pasang pentil diatasnya. kemudian rekatkan dengan lem yang kuat.
    6. Pasang dan lem dop penutup pada ujung pipa paralon 1/2 inch yang lain. hingga peluncur dan roket siap digunakan.

    Cara Pemakaian
    1. Buka pipa peluncur, dan masukkan air sampai kira-kira 1/4 bagian botol. masukkan kembali pipa peluncur dan arahkan roket ke atas sampai cable ties benar-benar mencengkram mulut botol. pasang kunci pengamannya.
    2. Bila air merembes keluar, maka seal tidak berfungsi dengan baik. ganti kembali seal karet.
    3. Pompa udara kedalam botol melalui pentil di bagian bawah peluncur. jangan terlalu tinggi tekanannya (awas botol pecah).
    4. Bila sudah mencukupi tarik kunci pengaman ke bawah. dan roket pun meluncur.

    Kamis, 28 Februari 2013

    Tutorial Fisika: Massa dan Berat

    Pada video berikut akan dijelaskan bagaimana perbedaan antara massa dan berat.


    Alamat video tutorial massa dan berat ini dapat diakses disini

    Rabu, 27 Februari 2013

    Tutorial Fisika: Gravitasi

    Pada video berikut akan dijelaskan mengenai dasar-dasar dari gravitasi dan hukum umum gravitasi.


    Alamat video tutorial gravitasi ini dapat diakses disini

    Selasa, 26 Februari 2013

    Download Buku Fisika SMK

    Modul yang disusun ini menggunakan pendekatan pembelajaran berdasarkan kompetensi, sebagai konsekuensi logis dari Kurikulum SMK Edisi 2004 yang menggunakan pendekatan kompetensi (CBT: Competency Based Training). Dengan modul ini, diharapkan digunakan sebagai sumber belajar pokok oleh peserta diklat untuk mencapai kompetensi kerja standar yang diharapkan dunia kerja dan industri.
    1. Modul FIS 01 Sistem Satuan dan Ukuran 
    2. Modul FIS 02 Pembacaan Masalah Mekanis 
    3. Modul FIS 03 Mengukur Besaran-besaran Listrik 
    4. Modul FIS 04 Pengukuran Gaya dan Tekanan 
    5. Modul FIS 05 Gerak Lurus
    6. Modul FIS 06 Gerak Melingkar 
    7. Modul FIS 07 Hukum Newton 
    8. Modul FIS 08 Momentum dan Impuls 
    9. Modul FIS 09 Usaha Energi Dan Daya 
    10. Modul FIS 10 Energi Kinetik dan Energi Potensial 
    11. Modul FIS 11 Sifat mekanik Zat 
    12. Modul FIS 12 Keseimbangan Benda Tegar 
    13. Modul FIS 13 Fluida Statis 
    14. Modul FIS 14 Fluida Dinamis 
    15. Modul FIS 15 Getaran dan Gelombang 
    16. Modul FIS 16 Suhu dan Kalor 
    17. Modul FIS 17 Termodinamika 
    18. Modul FIS 18 Lensa dan Cermin 
    19. Modul FIS 19 Optik 
    20. Modul FIS 20 Listrik Statis 
    21. Modul FIS 21 Listrik Dinamis 
    22. Modul FIS 22 Arus Bolak-Balik 
    23. Modul FIS 23 Generator dan Transformator 
    24. Modul FIS 24 Kemagnetan dan Induksi Elektromagnetik 
    25. Modul FIS 25 Semikonduktor 
    26. Modul FIS 26 Piranti Semikonduktor 
    27. Modul FIS 28 Pengertian dan Cara Kerja Bahan